Pages

Banner 468 x 60px

 

Monday, November 12, 2018

DHCP

0 comments
DHCP
Dynamic Host Configuration Protocol atau DHCP, adalah suatu protokol client atau server yang memiliki fungsi untuk membuat dan menyewakan alamat IP secara otomatis kepada komputer client atau host client baik itu secara massal atau per unit. Selain pembuatan alamat IP, DHCP ini juga mampu memberikan default gateway, DNS, hostname, dan domain name secara otomatis. Ada 2 arsitektur dalam menjalankan cara kerja DHCP ini, yakni DHCP server dan DHCP client.
    1. STATIC Untuk IP STATIS dimana Alamat IP yang tidak dapat berubah-ubah/setting manual itu yang dimaksud adalah mensetting IP pada perangkat tertentu, seperti komputer/laptop dll. Untuk mensettingnya cukup mudah, saya pakai Windows 7 yaitu Start – Control Panel -  Network and Sharing Center / Paling cepat klik 1 kali gambar komputer dipojok kanan sampai muncul tulisan Open Network and Sharing Center kemudian klik – Local Area Connection – klik Properties – klik 2x Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4) 
    2. DINAMIS Protokol konfigurasi Host dinamis (DHCP) adalah protokol standar didefnisikan oleh RFC 1541 (yang telah digantikan oleh RFC 2131) yang memungkinkan server untuk dinamis mendistribusikan pengalamatan IP dan konfigurasi informasi kepada klien. Biasanya DHCP server menyediakan klien dengan setidaknya informasi dasar ini:
      1. Alamat IP
      2. Subnet Mask
      3. Default Gateway
      Informasi lainnya yang dapat disediakan, seperti alamat server Domain Name Service (DNS) dan layanan nama Internet Windows (WINS) alamat server. Administrator sistem mengkonfigurasi DHCP server dengan opsi yang dipilah keluar untuk klien. 
    3. RELAY
      DHCP Relay adalah sebuah proxy yang meneruskan paket DHCP antara client dengan server saat client dan server tidak berada pada satu subnet. Penerusan IP oleh DHCP Relay agent terpisah dari forwarding normal sebuah router IP, dimana datagram jaringan dipecah antara network secara sedikit transparan. Secara jelasnya, agen DHCP Relay menerima DHCP message dan kemudian men-generate DHCP message baru untuk dikirim ke interface lain.

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Di Sini h3h3

 
RioBlogger © 2018